Berdasarkan pengalaman industri dan data pemasangan praktis, jarak yang paling cocok untuk lampu jalan tenaga surya 6 meter umumnya berada di antara 20 meter dan 30 meter. Rentang ini berasal dari keseimbangan tiga kebutuhan inti: memastikan pencahayaan yang seragam tanpa area gelap, memaksimalkan efisiensi energi modul surya, dan mengendalikan biaya pemasangan secara keseluruhan. Secara khusus, jarak dapat disesuaikan dalam rentang ini sesuai dengan skenario aplikasi yang berbeda, yang merupakan kunci untuk mencapai efek pencahayaan yang optimal.
Untuk sebagian besar jalan pedesaan dan jalan sekunder perumahan, jarak 25-30 meter lebih disukai. Jalan-jalan ini biasanya memiliki lebar kurang dari 5 meter, dengan lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan yang rendah, dan persyaratan yang relatif rendah untuk intensitas pencahayaan (penerangan rata-rata 5-10 lux sudah cukup). Mengadopsi jarak ini dapat menghindari tumpang tindih cahaya yang berlebihan, mengurangi pemborosan energi, dan pada saat yang sama memastikan bahwa tidak ada area bayangan yang jelas di antara dua lampu. Untuk skenario dengan persyaratan pencahayaan yang lebih tinggi, seperti jalan utama komunitas, jalur utama taman, atau jalan di sekitar sekolah, jarak harus dipersempit menjadi 20-25 meter untuk meningkatkan keseragaman dan kecerahan pencahayaan, memenuhi kebutuhan keselamatan pejalan kaki dan kendaraan di malam hari.

