logo

Shenzhen UNIKE Technology Limited sales@unike.cc 86-158-1737-7218

Shenzhen UNIKE Technology Limited Profil Perusahaan
Berita
Rumah > Berita >
Berita Perusahaan Tentang Berapakah Jarak yang Paling Tepat untuk Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter?

Berapakah Jarak yang Paling Tepat untuk Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter?

2026-01-23
Latest company news about Berapakah Jarak yang Paling Tepat untuk Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter?

Lampu jalan tenaga surya telah menjadi bagian tak terpisahkan dari penerangan luar ruangan, terutama di daerah pedesaan, komunitas, taman, dan jalan sekunder, berkat keunggulan mereka yang hemat energi, ramah lingkungan, dan mudah dipasang. Di antara berbagai spesifikasi, 6 meter lampu jalan tenaga surya banyak digunakan karena tingginya yang sedang, yang menyeimbangkan jangkauan pencahayaan dan biaya pemasangan. Namun, banyak pemasang dan perencana proyek sering menghadapi pertanyaan kunci: berapa jarak yang paling cocok untuk lampu jalan tenaga surya 6 meter? Jawabannya bukanlah angka tetap tetapi bergantung pada banyak faktor, termasuk lebar jalan, persyaratan pencahayaan, kinerja lampu, dan lingkungan pemasangan. Artikel ini akan menganalisis secara rinci rentang jarak optimal dan faktor-faktor yang mempengaruhinya untuk memberikan panduan praktis untuk proyek pemasangan Anda.

berita perusahaan terbaru tentang Berapakah Jarak yang Paling Tepat untuk Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter?  0
Rentang Jarak yang Direkomendasikan Umum untuk Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter

Berdasarkan pengalaman industri dan data pemasangan praktis, jarak yang paling cocok untuk lampu jalan tenaga surya 6 meter umumnya berada di antara 20 meter dan 30 meter. Rentang ini berasal dari keseimbangan tiga kebutuhan inti: memastikan pencahayaan yang seragam tanpa area gelap, memaksimalkan efisiensi energi modul surya, dan mengendalikan biaya pemasangan secara keseluruhan. Secara khusus, jarak dapat disesuaikan dalam rentang ini sesuai dengan skenario aplikasi yang berbeda, yang merupakan kunci untuk mencapai efek pencahayaan yang optimal.

Untuk sebagian besar jalan pedesaan dan jalan sekunder perumahan, jarak 25-30 meter lebih disukai. Jalan-jalan ini biasanya memiliki lebar kurang dari 5 meter, dengan lalu lintas pejalan kaki dan kendaraan yang rendah, dan persyaratan yang relatif rendah untuk intensitas pencahayaan (penerangan rata-rata 5-10 lux sudah cukup). Mengadopsi jarak ini dapat menghindari tumpang tindih cahaya yang berlebihan, mengurangi pemborosan energi, dan pada saat yang sama memastikan bahwa tidak ada area bayangan yang jelas di antara dua lampu. Untuk skenario dengan persyaratan pencahayaan yang lebih tinggi, seperti jalan utama komunitas, jalur utama taman, atau jalan di sekitar sekolah, jarak harus dipersempit menjadi 20-25 meter untuk meningkatkan keseragaman dan kecerahan pencahayaan, memenuhi kebutuhan keselamatan pejalan kaki dan kendaraan di malam hari.

Faktor-faktor Kunci yang Mempengaruhi Jarak Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter
  1. Lebar dan Tata Letak Jalan

    Lebar jalan adalah faktor paling langsung yang memengaruhi jarak. Menurut rumus empiris untuk desain pencahayaan, tinggi tiang lampu (H) seharusnya kira-kira 0,5 kali lebar jalan (W) ditambah 1,5 meter (H = 0,5*W + 1,5), yang sangat berlaku untuk tiang lampu 6 meter. Untuk jalan dengan lebar 3-5 meter (seperti jalan tanah pedesaan dan gang perumahan), jarak 25-30 meter sepenuhnya berlaku karena cahaya tiang lampu 6 meter dapat menutupi seluruh permukaan jalan melalui pemasangan satu sisi. Untuk jalan dengan lebar 6-8 meter (seperti jalan utama komunitas dan jalan sekunder kota kecil), disarankan untuk mengadopsi pemasangan berselang dua sisi, dan jarak dapat dipertahankan pada 20-25 meter untuk memastikan bahwa area tengah jalan tertutup sepenuhnya tanpa titik gelap.

    Selain itu, untuk jalan yang melengkung atau persimpangan jalan, jarak harus dikurangi sekitar 20% dibandingkan dengan jalan lurus, dan lampu jalan tambahan harus dipasang di sudut jika perlu untuk menghilangkan sudut mati pencahayaan yang disebabkan oleh belokan jalan.

  2. Persyaratan dan Standar Pencahayaan

    Skenario aplikasi yang berbeda memiliki persyaratan yang berbeda untuk intensitas dan keseragaman pencahayaan, yang secara langsung menentukan jarak. Menurut standar pencahayaan internasional dan domestik, persyaratan penerangan rata-rata dan keseragaman sangat bervariasi antara jenis jalan yang berbeda:

    • Jalan pedesaan dan jalur pejalan kaki: Penerangan rata-rata 5-10 lux, keseragaman ≥ 0,3. Jarak 25-30 meter dapat sepenuhnya memenuhi persyaratan ini, dan pemasangan satu sisi sudah cukup.
    • Jalan utama komunitas dan jalan perkotaan sekunder: Penerangan rata-rata 10-15 lux, keseragaman ≥ 0,4. Perlu untuk mempersempit jarak menjadi 20-25 meter, dan pemasangan dua sisi direkomendasikan untuk jalan yang lebih lebar.
    • Tempat wisata dan taman: Persyaratan pencahayaan sedang, dengan fokus pada efek estetika. Jarak bisa 22-28 meter, dan pemasangan berselang dapat menciptakan suasana pencahayaan yang lembut dan nyaman tanpa silau.

    Perlu dicatat bahwa rasio tinggi terhadap jarak tidak boleh melebihi 3,5 untuk memastikan tumpang tindih cahaya yang memadai dan memenuhi standar keseragaman. Untuk tiang lampu 6 meter, ini berarti jarak maksimum tidak boleh melebihi 21 meter jika keseragaman yang ketat diperlukan, tetapi ini dapat dilonggarkan secara tepat dalam skenario dengan persyaratan pencahayaan yang rendah.

berita perusahaan terbaru tentang Berapakah Jarak yang Paling Tepat untuk Lampu Jalan Tenaga Surya 6 Meter?  1
  1. Kinerja lampu itu sendiri, termasuk daya LED, efisiensi bercahaya, kurva distribusi cahaya, dan kapasitas modul surya, juga memengaruhi pengaturan jarak.

    Daya LED dan efisiensi bercahaya: Umumnya, lampu jalan tenaga surya 6 meter dilengkapi dengan 30-60W lampu LED. Lampu dengan daya yang lebih tinggi (50-60W) dan efisiensi bercahaya yang lebih tinggi (di atas 130lm/W) memiliki jangkauan penyinaran yang lebih besar dan penetrasi cahaya yang lebih kuat, sehingga jarak dapat ditingkatkan secara tepat sebesar 2-3 meter. Untuk lampu 30-40W dengan efisiensi bercahaya yang lebih rendah, jarak perlu dipersempit sebesar 3-5 meter untuk mengkompensasi intensitas cahaya yang tidak mencukupi.

    Kurva distribusi cahaya: Lampu dengan kurva distribusi cahaya sayap kelelawar (cahaya menyebar ke kedua sisi) memiliki cakupan yang lebih seragam, yang cocok untuk jalan yang lebar dan dapat meningkatkan jarak secara tepat. Lampu dengan kurva distribusi cahaya yang sempit (cahaya terkonsentrasi) memiliki jangkauan penyinaran yang kecil, sehingga jarak harus dipersempit untuk menghindari area gelap.

    Kapasitas modul surya: Jika modul surya memiliki kapasitas yang besar dan baterai memiliki daya tahan yang kuat, lampu dapat bekerja dengan daya penuh untuk waktu yang lama, dan jarak dapat sedikit lebih lebar. Sebaliknya, di area dengan sinar matahari yang tidak mencukupi, perlu untuk mempersempit jarak untuk memastikan efek pencahayaan secara keseluruhan.

  2. Lingkungan Pemasangan

    Lingkungan pemasangan di lokasi juga memiliki dampak penting pada jarak. Di area terbuka tanpa hambatan (seperti jalan pedesaan terbuka dan pinggiran alun-alun), cahaya dapat menyebar tanpa halangan, dan jarak dapat diatur pada batas atas dari rentang yang direkomendasikan (28-30 meter). Di area dengan banyak hambatan (seperti jalan dengan pohon lebat, bangunan di kedua sisi), cahaya akan terhalang, mengakibatkan pengurangan cakupan yang efektif. Pada saat ini, jarak perlu dipersempit menjadi 20-23 meter, atau posisi pemasangan tiang lampu harus disesuaikan untuk menghindari hambatan yang menghalangi cahaya.

    Selain itu, di area dengan angin kencang (di atas level 12), stabilitas tiang lampu 6 meter harus dipertimbangkan. Meskipun jarak itu sendiri tidak secara langsung terpengaruh, kepadatan pemasangan harus dikontrol secara wajar untuk menghindari hambatan angin yang berlebihan yang disebabkan oleh terlalu banyak tiang lampu, yang membutuhkan penyeimbangan jarak dan stabilitas struktur tiang lampu.

Tips Pemasangan Praktis dan Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Tips Praktis
  • Pemasangan percontohan: Untuk proyek skala besar, disarankan untuk memasang 2-3 tiang lampu terlebih dahulu sesuai dengan jarak yang dirancang, menguji efek pencahayaan di malam hari (menggunakan meteran penerangan untuk mendeteksi penerangan rata-rata dan keseragaman), dan menyesuaikan jarak secara tepat sebelum pemasangan formal.
  • Pemasangan satu sisi vs. dua sisi: Untuk jalan dengan lebar kurang dari 5 meter, pemasangan satu sisi lebih hemat biaya; untuk jalan dengan lebar lebih dari 6 meter, pemasangan berselang dua sisi lebih disukai, yang dapat meningkatkan keseragaman pencahayaan dan mengurangi jumlah tiang lampu dibandingkan dengan pemasangan simetris dua sisi.
  • Pertimbangkan perawatan: Saat mengatur jarak, hindari memasang tiang lampu di area yang sulit dirawat (seperti lahan basah, lereng curam), dan pastikan ada cukup ruang di antara tiang lampu untuk operasi perawatan.
Kesalahan Umum
  • Meningkatkan jarak secara membabi buta untuk menghemat biaya: Ini akan menyebabkan area gelap yang jelas di antara tiang lampu, memengaruhi keselamatan pejalan kaki dan kendaraan, dan bahkan meningkatkan potensi bahaya keselamatan seperti pencurian dan kecelakaan.
  • Mempersempit jarak secara membabi buta: Jarak yang terlalu padat akan menyebabkan tumpang tindih cahaya, membuang energi surya dan energi listrik, dan meningkatkan biaya pemasangan dan perawatan. Pada saat yang sama, hal itu dapat menyebabkan silau, memengaruhi kenyamanan visual pejalan kaki dan pengemudi.
  • Mengabaikan pencocokan kinerja lampu dan jarak: Menggunakan lampu berdaya rendah dengan jarak yang lebar akan menghasilkan intensitas pencahayaan yang tidak mencukupi, sementara menggunakan lampu berdaya tinggi dengan jarak yang sempit akan menyebabkan pemborosan energi. Keduanya perlu dicocokkan secara wajar.
Kesimpulan

Singkatnya, jarak yang paling cocok untuk lampu jalan tenaga surya 6 meter bukanlah nilai tetap tetapi rentang fleksibel 20-30 meter, yang perlu disesuaikan sesuai dengan lebar jalan, persyaratan pencahayaan, kinerja lampu, dan lingkungan pemasangan. Untuk sebagian besar jalan pedesaan dan jalan sekunder perumahan, 25-30 meter adalah pilihan optimal, menyeimbangkan efek dan biaya; untuk skenario dengan persyaratan pencahayaan yang lebih tinggi atau lebih banyak hambatan, 20-25 meter lebih tepat. Dengan mempertimbangkan secara komprehensif faktor-faktor di atas dan mengikuti tips pemasangan praktis, Anda dapat memastikan bahwa lampu jalan tenaga surya 6 meter mencapai efek pencahayaan terbaik, sambil memaksimalkan penghematan energi dan pengurangan biaya.

Apakah Anda seorang perencana proyek, pemasang, atau manajer properti, menguasai prinsip jarak lampu jalan tenaga surya 6 meter dapat membantu Anda menghindari kesalahan umum dan menciptakan lingkungan pencahayaan luar ruangan yang aman, nyaman, dan hemat energi.

Acara
Kontak
Kontak: Miss. Wen
Hubungi Sekarang
Kirimkan surat.